Daily Views

Bursa Hari Ini

Tuesday , 21 Jan 2020 08:51
MARKET MOVEMENT
IHSG ditutup  melemah -0,47% ke level 6.245, seluruh sektor berakhir di wilayah negatif, dipimpin tambang (-1,73%), pertanian (-1,40%), dan properti (-0,96%). Investor asing mencatatkan Net Sell -Rp 77,35 miliar dengan nilai tukar rupiah melemah -0,07% ke level Rp13.640. Pagi ini Nikkei dan Kospi dibuka mixed cenderung melemah, masing masing -0,069% dan +0.021%. Investor masih menunggu kepastian hasil Bank of Japan dan Pertemuan Bank Sentral Eropa (ECB) di pekan ini. Belum adanya sentimen penggerak IHSG berpeluang melanjutkan pelemahan di kisaran 6.210-6.250.
 
GLOBAL UPDATE
Pasar Eropa ditutup melemah di tengah berlangsungnya konferensi tahunan World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss. Perubahan iklim dan bisnis yang berkelanjutan akan menjadi fokus utama bagi para delegasi pada KTT WEF tahun ini. Di sisi lain investor juga menantikan rilis data ekonomi dan pertemuan kebijakan pertama Bank Sentral Eropa (ECB) tahun ini. Investor berfokus pada  laporan Indeks Manajer Pembelian (PMI) dari zona euro yang akan rilis pada akhir pekan, ekonom memperkirakan perlambatan telah mencapai titik terendah (bottom out) pada 2019. Sementara, komentar dari Gubernur ECB Christine Lagarde dalam pertemuan kebijakan Bank Sentral Eropa tersebut pada akhir pekan juga akan menjadi poin yang menarik. ECB diperkirakan akan mempertahankan suku bunga deposito setelah memangkasnya pada September 2019, untuk pertama kalinya sejak 2016. Bursa AS libur ditengah memperingati hari Martin Luther King Jr. Dari komoditas, harga minyak menguat setelah ladang minyak besar di Libya mulai berhenti beroperasi di tengah terjadinya blokade militer mengantarkan pasokan minyak dari negara tersebut yang akan terpangkas. Minyak Brent menguat 74 sen ke harga US$65,59 per barel dan WTI melaju 58 sen ke level US$59,12 per barel.
 

 

NEWS HIGHLIGHTS
- FREN Ekspansi US$ 250 Juta Tahun Ini  
- HOME Bakal Bangun Kota Kecil Satelit
- MPRO Batal Beli Saham Anak Usaha Hanson
- PPRO Terbitkan Obligasi Rp 1,2 Triliun
- PPRO Incar Laba Rp 346 Miliar
- IPCC Catat Arus Bongkar Muat Kendaraan CBU Naik 58%
- FITT Realisasikan Dana IPO Senilai Rp 19,8 Miliar
- TBIG Siapkan Belanja Modal hingga Rp 2 Triliun

- IMF Pangkas 10 bps Pertumbuhan Ekonomi Global 2020 

Berita Emiten

Tuesday , 21 Jan 2020 08:53
FREN Ekspansi US$ 250 Juta Tahun Ini  
FREN menyiapkan belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar US$ 250 juta tahun ini. Salah satu sumber pendanaan ekspansi tersebut adalah pinjaman dari China Development Bank (CDB) yang ditargetkan lebih dari US$ 200 juta.
 
HOME Bakal Bangun Kota Kecil Satelit
HOME bakal mengembangkan proyek mini satellite city setelah melakukan penyertaan modal dalam PT Tisarana Inti Semesta (TIS) yang direncanakan sekitar Rp1,805 triliun. Alokasi dana untuk TIS diperoleh dari hasil penawaran umum terbatas II yang mencapai Rp1,99 triliun.
 
MPRO Batal Beli Saham Anak Usaha Hanson
MPRO membatalkan rencana akuisisi PT Mandiri Mega Jaya dan PT Hokindo Properti Investama. Hal ini dikarenakan permasalahan keuangan yang dialami pemegang saham tersebut. Berdasarkan Bursa Efek Indonesia, pertimbangan bisnis property yang belum meningkat dan permasalahan keuangan Hanson menjadi alasan utama pembatalan tersebut. 
 
PPRO Terbitkan Obligasi Rp 1,2 Triliun
PPRO menerbitkan obligasi berkelanjutan II tahap I tahun 2020 senilai Rp 1,2 triliun. Surat utang ini menawarkan kupon sebesar 9,4% hingga 10,25%. PPRO menyatakan, obligasi berkelanjutan II tahap I diterbitkan dalam dua seri. Seri A dengan tenor tiga tahun dan Seri B dengan tenor lima tahun. 
 

 

PPRO Incar Laba Rp 346 Miliar
PPRO menargetkan pendapatan tahun ini dapat menyentuh Rp 2,5 triliun dengan laba bersih mencapai Rp 346 miliar. PPRO optimis dengan target tersebut dengan adanya 15 proyek yang akan diserahterimakan pada 2020. Proyek tersebut antara lain 7 tower apartemen di Jabodetabek, 4 tower apartemen di Jawa Timur dan proyek residensial di Jawa Timur dan Jawa Tengah.
 
IPCC Catat Arus Bongkar Muat Kendaraan CBU Naik 58%
IPCC menyatakan jumlah kendaraan CBU yang ditangani oleh IPCC pada bulan Desember 2019 tercatat sebanyak 60,641 unit kendaraan, meningkat 58,80% secara tahunan (YoY) dibandingkan pencapaian tahun lalu sebanyak 38,188 unit CBU.
 
FITT Realisasikan Dana IPO Senilai Rp 19,8 Miliar
FITT berhasil mengantongi hasil bersih IPO senilai Rp19,8 miliar, setelah dikurangi biaya penawaran umum senilai Rp2,21 miliar. Hingga Desember 2019, perusahaan telah merealisasikan seluruh hasil bersih IPO guna pembelian tanah senilai Rp 9,97 miliar, pembangunan convention hall senilai Rp 6 miliar, dan modal kerja senilai Rp 3,82 miliar.
 
TBIG Siapkan Belanja Modal hingga Rp 2 Triliun
TBIG masih berencana menggunakan dana capex pada ekspansi menara demi menambah tenant. Sepertiga atau 1.000 tenant merupakan target dari pembangunan menara baru, sementara 2.000 tenant selebihnya dari kolokasi. Untuk aksi ekspansi ini TBIG menganggarkan dana capex sebesar Rp 1 triliun-Rp 2 triliun.