Daily Views

Bursa Hari Ini

Thursday , 27 Feb 2020 08:58
MARKET MOVEMENT
IHSG ditutup melemah 1,7% ke level 5.688 dipimpin oleh sektor pertanian yang merosot 1,84% dan disusul oleh sektor aneka industri dengan pelemahan 1,55%. Investor asing mencatatkan net sell Rp 1,75 triliun dengan nilai tukar rupiah drop 0,4% ke level Rp 13.925. Pagi ini bursa regional dibuka melemah dengan Indeks Nikkei dan Kospi masing-masing -1,37% dan -0.1%. IHSG kami perkirakan masih melanjutkan pelemahan  di kisaran 5.650-5.710.
 
GLOBAL UPDATE
Bursa AS ditutup melemah seiring imbal hasil US Treasury 10-tahun diperdagangkan pada rekor terendah ditengah kekhawatiran mengenai virus korona yang terus menyebar. DJIA melemah 0,46%, menjadi 26.957, 59 dan S&P 500 turun 0,38% ke 3.116, 39. Imbal hasil US Treasury 10-tahun merosot jadi 1,3% mencapai level terendah sepanjang masa setelah melayang di sekitar 1,36% pada sesi awal. Pelemahan bursa AS juga diakibatkan oleh sell off oleh saham Disney, Exxon Mobil dan Chevron serta bebrapa sektor lainnya. Para pelaku pasar masih melihat pelemahan industri akibat dampak coronavirus. Dari komoditas, harga minyak menguat, sementara investor mencermati potensi pemangkasan supply bahkan saat kekhawatiran mendalam terhadap pandemi virus korona. Minyak Brent ke level US$ 55,28 per barel dan WTI juga menguat ke level US$ 50,31 per barel.
 

 

NEWS HIGHLIGHTS
- TLKM Garap Bisnis Data
- KBLI Raih Pinjaman Rp 1,5 Triliun dari BMRI
- PURA Beli 125 Armada
- ACST Menutup 2019 dengan Rugi Bersih
- WIKA Targetkan Kontrak Baru Rp 65 Triliun 
- SGRO akan Terbitkan Obligasi Rp 300 Miliar
- AALI Mencatatkan Laba Rp 211 Miliar 

Berita Emiten

Thursday , 27 Feb 2020 09:01
TLKM Garap Bisnis Data
TLKM bakal berinvestasi cukup besar untuk pengembangan bisnis pada tahun ini, yaitu mencapai sekitar 25% dari pendapatan. Perseroan bersiap membelanjakan investasi cukup besar untuk pengembangan lini bisnis pusat data, big data, dan cloud computing.
 
KBLI Raih Pinjaman Rp 1,5 Triliun dari BMRI
KBLI mendapatkan perpanjangan dan penambahan kredit dari BMRI untuk modal kerja senilai Rp 1,365 triliun dan treasury line US$ 10 juta. Jaminan pinjaman adalah aset-aset KBLI berupa tanah bangunan, mesin peralatan, persediaan dan piutang usaha yang secara keseluruhan nilainya lebih dari 50% jumlah kekayaan KBLI dalam satu tahun buku.
 
PURA Beli 125 Armada
PURA memastikan pembelian 125 unit armada. Adapun sepanjang tahun 2020, PURA telah menargetkan membeli 100 unit hingga 140 unit armada.
 
ACST Menutup 2019 dengan Rugi Bersih
ACST menutup tahun lalu dengan mencatatkan kenaikan pendapatan sebesar 5,96%, dari Rp 3,72 triliun menjadi Rp 3,95 triliun. Akan tetapi, beban pokok pendapatan naik lebih tinggi dari pendapatan yaitu 33,66% YoY menjadi Rp 4,05 triliun. Dus, ACST mencatatkan rugi kotor Rp 99,81 miliar dengan kerugian bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk Rp 1,14 triliun.
 

 

WIKA Targetkan Kontrak Baru Rp 65 Triliun 
WIKA memasang target kontrak baru sekitar Rp 65 triliun tahun ini. Adapun besaran dana capex yang dianggarkan mencapai Rp 11,5 triliun dengan porsi 55%-60% untuk penyertaan modal dan sekitar 40%-45% untuk pengembangan bisnis pada tahun ini.  
 
SGRO akan Terbitkan Obligasi Rp 300 Miliar
SGRO akan menawarkan Obligasi Berkelanjutan I Sampoerna Agro Tahap I Tahun 2020 dengan nilai pokok Rp 300 miliar. Obligasi terdiri dari Seri A dengan jumlah pokok Rp 208,5 miliar, tenor tiga tahun dan tingkat suku bunga tetap 9,35% per tahun, serta Seri B dengan nilai pokok Rp 91,5 miliar, tenor lima tahun dan tingkat suku bunga tetap 9,75% per tahun.
 
AALI Mencatatkan Laba Rp 211 Miliar
AALI mencetak laba bersih sebesar Rp 211,11 miliar sepanjang 2019 (vs. Rp1,43 triliun pada 2018) atau turun signifikan sebesar 85,32% YoY. Menurunnya laba bersih AALI disebabkan oleh pendapatan perseroan yang juga merosot 8,45% YoY menjadi Rp 17,45 triliun serta beban pokok penjualan yang menekan kinerja pada 2 tahun belakangan ini senilai Rp 15 triliun.