Daily Views

Bursa Hari Ini

Thursday , 04 Jun 2020 10:03

GLOBAL UPDATE

Bursa AS menguat tajam, merespon indikasi data ekonomi yang lebih baik dari perkiraan. DJIA ditutup melonjak +2,05%, S&P 500 melesat 1,36% menjadi 3.122,87, Nasdaq naik 0,78% menjadi 9.682,91. ADP dan Moody's Analytics melaporkan penggajian swasta turun 2,76 juta pada Mei. Data dari Institute for Supply Management menunjukkan sektor jasa AS berkontraksi kurang dari ekspektasi, rebound dari level terendah 11 tahun. Fokus investor juga masih memperhatikan sejumlah risiko, termasuk ketegangan hubungan AS-China yang dapat membahayakan kesepakatan perdagangan serta aksi protes keras dan penjarahan di sebagian besar AS. Dari komoditas, harga minyak menguat dengan TI naik 2,9% ke level US$ 37,87 per barel dan Brent melaju 2% ke level US$ 40,35 per barel seiring optimisme bahwa negara produsen utama minyak akan memperpanjang kesepakatan pemangkasan produksi. Di samping itu pemulihan dari pandemi corona akan mendorong demand BBM.

MARKET MOVEMENT

IHSG ditutup menguat 1,93% ke level 4.941 dengan investor asing mencatatkan net buy Rp 1,51 triliun. Investor menunggu kepastian mengenai PSBB pada sore hari ini yang akan menentukan aktivitas ekonomi. Catatan Bank Dunia, skenario terburuk jika PSBB dilakukan 4 bulan secara penuh, maka ekonomi Indonesia berpeluang turun -3.5%. IHSG berpeluang melanjutkan penguatan di kisaran 4,850- 5,040.

NEWS HIGHLIGHTS

- TECH akan Listing di BEI Hari Ini
- Target HEAL di FY20
- ESSA Berencana Terbitkan Global Bond US$ 350 Juta
- Proyek Penghiliran ZINC Tertunda
- PPRE Bagikan Dividen Rp 66,3 Miliar
- Pungutan Ekspor CPO Menjadi US$ 55

Berita Emiten

Thursday , 04 Jun 2020 10:05

TECH akan Listing di BEI Hari Ini
Perseroan akan mencatatkan saham perdananya di BEI, Kamis 4 April 2020, sebagai perusahaan yang tercatat menjadi emiten 28 pada tahun 2020. TECH melepas sebanyak 251.300.000 Saham biasa atas nama atau sebanyak 20% dari jumlah seluruh modal disetor perseroan setelah Penawaran Umum Perdana Saham Perseroan dengan harga perdana Rp 160 per saham pada harga dengan nilai nominal Rp 50.

Target HEAL di FY20
Perseroan sepanjang tahun 2020 menargetkan penambahan tiga rumah sakit baru di Kutabumi (Tangerang, Banten), Karawang (Jawa Barat) dan Manado (Sulawesi Utara). Jika seluruh target terpenuhi, HEAL akan mengoperasikan total 40 jaringan rumah sakit di Indonesia.

ESSA Berencana Terbitkan Global Bond US$ 350 Juta
ESSA berencana mencari dana US$ 450 juta dengan mengemisi surat utang valas (global bond) sebesar US$ 350 juta dan pinjaman bank maksimum US$ 100 juta. Rencana transaksi dilaksanakan sebagai langkah refinancing utang anak usaha ESSA, PT Panca Amara Utama (PAU), kepada International Finance Corporation dengan nilai outstanding US$ 444,22 juta.

Proyek Penghiliran ZINC Tertunda
Dua proyek penghiliran ZINC tertunda seiring penerapan kebijakan lockdown di Negara asal tenaga ahli masih berjalan. Dua proyek tersebut yaitu proyek smelter pemurnian timbal di Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah yang nantinya akan memproduksi maksimal 40.000 ton konsentrat per tahun untuk memproduksi 20.000 ton metal timbal per tahun, dan pemurnian seng yang nantinya akan memiliki kapasitas produksi 30.000 ton ingot per tahun.

PPRE Bagikan Dividen Rp 66,3 Miliar
PPRE akan membagikan dividen tunai sebesar Rp 66,3 miliar atau setara Rp 6,50 per saham untuk tahun buku 2019. Dengan demikian, total dividend payout ratio perseroan mencapai 20% untuk laba bersih tahun buku 2019 sebesar Rp 331,3 miliar.

SECTORAL

Pungutan Ekspor CPO Menjadi US$ 55
Pemerintah Indonesia menaikkan pungutan ekspor crude palm oil (CPO) atau minyak sawit dari US$ 50 per ton menjadi US$ 55 per ton. Tarif tersebut dikenakan kepada pelaku usaha perkebunan kelapa sawit yang melakukan ekspor komoditas perkebunan kelapa sawit, CPO dan atau turunannya. Ketentuan ini tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 57/PMK.05/2020 yang berlaku sejak 1 Juni 2020.

Sumber: Bisnis Indonesia, Investor Daily, Kontan, Detik Finance