Hot Topics & Opinion

Rupiah Makin Rontok, Ada Apa?

Wednesday, 19 Jun 2024

Nilai tukar rupiah terhadap mata uang dollar Amerika anjlok 0,87% menjadi 16.412 pada penutupan Jumat (14/6). Ini adalah salah satu pelemahan rupiah terbesar dalam satu hari perdagangan. Rupiah juga telah berada di level terendahnya sejak April 2020. Ketika itu rupiah tengah terpuruk diterpa badai covid-19 bersama mata uang banyak negara lainnya. Ironisnya pelemahan ini justru terjadi setelah FOMC meeting The Fed yang mengindikasikan penurunan suku bunganya pada September mendatang.

Berlanjutnya pelemahan rupiah ini juga terjadi setelah Bank Indonesia berinisiatif menaikkan suku bunga acuannya, BI-7DRR dalam Rapat Dewan Gubernur 24 April 2024 sebesar 25 basis poin menjadi 6,25%. Keputusan BI ini sempat dikritisi karena makin mempersulit iklim investasi dan perekonomian secara umum, namun terbukti benar dengan berlanjutnya pelemahan rupiah. Bahkan BI juga mengatakan terus melakukan intervensi yang diperlukan untuk menjaga stabilitas rupiah. Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan pelemahan rupiah masih batas wajar karena sejumlah negara kawasan juga mengalami hal yang sama.

Rupiah vs Mata Uang Regional



Dari grafik diatas terlihat pelemahan Rupiah memang terjadi beriringan dengan pelemahan mata uang kawasan. Posisi rupiah masih lebih baik dibandingkan mata uang Brasil, Thailand dan Korea Selatan. Namun lebih rendah jika disandingkan dengan mata uang Filipina, Malaysia atau Vietnam. Pelemahan mata uang ini masih dikaitkan dengan narasi "higher for longer" kebijakan The Fed. Selain itu, Indonesia juga memiliki persoalan domestik dari kebijakan fiskal pemerintahan baru nanti terkait makan siang gratis. Prabowo disebut siang menaikkan rasio utang pemerintah menjadi 50% terhadap GDP dari level saat ini 40%.

Anjloknya nilai tukar rupiah juga telah memicu koreksi IHSG ke level terendah barunya di 6734 pada penutupan Jumat. Ini adalah level terendah IHSG sejak November 2023. Penurunan IHSG diyakini bakal lebih dalam lagi seandainya tidak ditopang oleh beberapa saham ajaib seperti BREN, TPIA dan AMMN.

IHSG vs Indeks Bursa Saham Regional