Stock Idea

PT Mulia Boga Raya Tbk (KEJU)

Tuesday , 02 Jun 2020 09:23

Sekilas Profil Perusahaan

PT Mulia Boga Raya Tbk (KEJU) didirikan pada tahun 2006 dan berbasis di Bekasi, Indonesia. KEJU bergerak di bidang industri pengolahan produk susu dan produk dari susu lainnya yang meliputi diversifikasi produk di dalam lingkup industri bahan makanan antara lain pengolahan produk dari susu lainnya, seperti mentega, yoghurt, keju dan dadih, air dadih, susu manis dan bubuk es krim. KEJU juga menjalankan usaha di bidang perdagangan antara lain perdagangan makanan dan minuman, baik dengan cara ekspor dan impor antar pulau/daerah serta lokal untuk barang-barang hasil produksi sendiri dan hasil produksi perusahaan lain, sebagai grosir, supplier, leveransier, waralaba dan commision house, distributor, agen dan sebagai perwakilan dari badan-badan perusahaan-perusahaan lain, baik dari dalam maupun luar negeri.

Ringkasan Pertimbangan Investasi

- Hingga FY19, perseroan membukukan penjualan naik 14,24% YoY menjadi Rp 978,81 miliar. Kenaikan pendapatan tersebut mendorong laba bersih yang tercatat naik 45,3% YoY menjadi Rp 98,05 miliar. Peningkatan laba bersih ini salah satunya dipicu oleh pertumbuhan marjin laba kotor (GPM) sebesar 100Bps menjadi 36,2%;
- KEJU mengoperasikan 1 pabrik utamanya di Kawasan Industri Internasional Bekasi, yang terdiri atas 7 line produksi dengan kapasitas pabrik mencapai lebih dari 30.000 metrik ton per tahun. Perseroan berencana meningkatkan produksi dan membangun pabrik baru senilai Rp 53 miliar pada 2021;
- Hingga 1H20, perseroan memiliki peluang positif dari keputusan pemerintah untuk melakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar dalam rangka Percepatan Penanganan COVID-19;
- Kebijakan tersebut dipandang efektif, salah satunya produsen kebutuhan pokok yang masih beroperasi, serta anjuran work from home yang membuat hobi membuat kue dan pesanan aplikasi online yang banyak digemari, hal ini berpeluang meningkatkan pendapatan dan laba bersih KEJU di 2Q20;
- KEJU menargetkan pertumbuhan pada 2020 dan 2021 sekitar 10% YoY dan 20% YoY.